Cara Membuat Bakpia Sendiri yang Renyah dan Tips Mengatur Suhu Oven

Rabu, 03 Juni 2026 | 09:50:00 WIB
Ilustrasi Bakpia (Sumber:net)

JAKARTA - Bakpia merupakan salah satu camilan tradisional yang paling dicari. Teksturnya yang renyah di luar namun lembut di dalam dengan isian kacang hijau yang legit membuatnya selalu punya tempat di hati para penggemar jajanan nusantara. 

Bagi banyak orang, membuat bakpia sendiri mungkin terlihat sebagai tantangan besar. Padahal, dengan ketelitian dan pemahaman teknik yang benar, Anda bisa menghasilkan bakpia berkualitas premium langsung dari dapur sendiri.

Artikel ini akan mengupas tuntas cara membuat bakpia sendiri, mulai dari pemilihan bahan, teknik pelipatan adonan agar berlapis, hingga rahasia teknik pemanggangan. Salah satu poin paling krusial yang sering luput adalah pemahaman mengenai tips mengatur suhu oven agar bakpia matang merata tanpa membuatnya cepat gosong. Mari kita simak panduannya.

Mengapa Membuat Bakpia Sendiri Lebih Istimewa?

Membuat bakpia sendiri memberikan Anda kendali penuh atas kualitas bahan yang digunakan. Anda bisa memilih kualitas kacang hijau terbaik, menentukan tingkat kemanisan isian, dan memastikan bahwa tidak ada bahan pengawet tambahan. Selain itu, aroma bakpia yang baru saja keluar dari oven akan memberikan kepuasan tersendiri yang tidak bisa didapatkan dari produk kemasan di toko oleh-oleh.

Persiapan Bahan untuk Kulit dan Isi

Sebelum memulai, pastikan semua bahan dalam suhu ruang. Berikut adalah komponen dasar yang Anda perlukan.

Bahan Kulit (Adonan A & Adonan B)

Kulit bakpia yang renyah dan berlapis diperoleh dari dua jenis adonan:

Adonan A (Kulit Dasar): Tepung terigu protein tinggi, minyak goreng, gula pasir, air, dan sedikit garam.

Adonan B (Adonan Lemak): Tepung terigu protein rendah dan minyak goreng (atau bisa menggunakan margarin cair).

Bahan Isian (Kacang Hijau)

Kacang hijau kupas (rendam minimal 2 jam).

Gula pasir sesuai selera.

Santan kental atau susu cair untuk rasa yang lebih gurih.

Garam dan sedikit ekstrak vanila untuk aroma.

Langkah-Langkah Cara Membuat Bakpia Sendiri

1. Membuat Isian Kacang Hijau

Langkah pertama dalam cara membuat bakpia sendiri adalah menyiapkan isiannya.

Kukus kacang hijau hingga benar-benar empuk.

Haluskan kacang hijau selagi panas.

Masak kacang hijau yang sudah halus dengan gula, garam, dan santan di atas api kecil.

Aduk terus hingga adonan bisa dibentuk (tidak lengket di tangan).

Dinginkan, lalu bulat-bulatkan dengan ukuran yang sama agar seragam.

2. Teknik Pembuatan Kulit Berlapis

Ini adalah inti dari tekstur bakpia yang renyah.

Campur bahan Adonan A dan uleni hingga kalis. Diamkan selama 15 menit.

Campur bahan Adonan B hingga rata.

Pipihkan Adonan A, letakkan Adonan B di atasnya, lalu bungkus.

Gilas dan lipat adonan seperti membuat kulit pastry. Lakukan teknik pelipatan ini sebanyak 2-3 kali untuk mendapatkan lapisan yang tipis dan garing.

3. Proses Pembentukan dan Pengisian

Setelah kulit siap, bagi adonan menjadi bulatan kecil.

Pipihkan bagian tengah, letakkan bola isian kacang hijau.

Tutup rapat dan bulatkan kembali. Sedikit tekan agar bentuknya memipih seperti bakpia pada umumnya.

Tips Mengatur Suhu Oven agar Hasil Sempurna

Setelah bakpia terbentuk, tahap paling menentukan adalah pemanggangan. Banyak pemula mengeluh bakpia mereka keras atau justru luarnya gosong sementara dalamnya masih basah. Di sinilah pentingnya memahami tips mengatur suhu oven.

Berikut adalah poin-poin penting dalam mengatur suhu oven:

Lakukan Pemanasan Awal (Preheating): Pastikan oven sudah panas sebelum bakpia dimasukkan. Suhu ideal untuk pemanasan biasanya 10-15 menit sebelum memanggang.

Suhu yang Tepat: Gunakan suhu antara 170°C hingga 180°C. Suhu yang terlalu tinggi akan membuat kulit luar cepat cokelat sebelum bagian dalam matang sempurna.

Posisikan Rak Tengah: Letakkan loyang di rak tengah agar panas tersebar merata dan menghindari kontak langsung dengan elemen pemanas bawah yang terlalu panas.

Gunakan Fitur Kipas (Convection): Jika oven Anda memiliki fitur fan, gunakanlah. Ini membantu sirkulasi udara panas agar suhu di dalam oven benar-benar merata.

Pembalikan Loyang: Jika oven Anda tidak memiliki sirkulasi udara yang merata, jangan ragu untuk memutar posisi loyang di tengah durasi pemanggangan (sekitar menit ke-10 atau 15).

Perhatikan Durasi: Panggang selama 20-30 menit. Jangan terlalu sering membuka pintu oven karena suhu akan drop drastis.

Gunakan Termometer Oven: Jika ragu dengan akurasi kenop oven Anda, gunakanlah termometer oven eksternal untuk hasil yang lebih presisi.

Proses Finishing: Setelah matang, biarkan bakpia dingin sejenak di rak kawat agar uap panas keluar dan kulit tetap renyah.

Menjaga Kualitas Bakpia Setelah Matang

Setelah berhasil menerapkan cara membuat bakpia sendiri, tantangan berikutnya adalah menjaga kerenyahan. Bakpia memiliki kecenderungan melunak jika disimpan terlalu lama dalam wadah tertutup rapat saat masih hangat. Pastikan bakpia benar-benar mencapai suhu ruang sebelum dimasukkan ke dalam toples kedap udara.

Jika Anda ingin menyimpan bakpia dalam waktu lebih lama, Anda bisa menyimpannya di kulkas dan memanggangnya kembali selama 5 menit saat ingin disajikan. Dengan cara ini, sensasi "baru keluar dari oven" akan tetap terjaga.

Inovasi Isian untuk Bakpia Homemade

Setelah Anda menguasai dasar-dasarnya, jangan ragu untuk berkreasi. Mengapa harus berhenti di kacang hijau? Anda bisa mencoba berbagai isian modern yang disukai banyak orang:

Cokelat Lumer: Gunakan campuran cokelat bubuk dan DCC (Dark Cooking Chocolate) yang dicincang kasar.

Keju Manis: Gunakan campuran keju parut dengan sedikit susu kental manis atau cream cheese.

Ubi Ungu: Memberikan warna cantik dan rasa manis alami yang lembut.

Kacang Merah: Memberikan tekstur dan rasa yang lebih gurih dibandingkan kacang hijau.

Apapun isiannya, teknik dasar pembuatan kulit dan tips mengatur suhu oven yang telah dibahas di atas tetap berlaku. Kunci keberhasilan selalu terletak pada teknik pelipatan kulit dan ketelitian dalam memantau suhu selama proses pemanggangan.

Mengatasi Masalah Umum Saat Membuat Bakpia

Dalam praktik membuat bakpia sendiri, kadang muncul masalah kecil. Berikut cara mengatasinya:

Kulit Pecah saat Digilas: Biasanya karena adonan kurang diistirahatkan atau terlalu kering. Pastikan menutup adonan dengan kain bersih agar kelembapan terjaga.

Isian Meluber: Pastikan Anda menutup kulit dengan rapat dan tidak menggunakan isian yang terlalu lembek/basah.

Bakpia Keras: Kemungkinan suhu oven terlalu rendah namun waktu pemanggangan terlalu lama, sehingga bakpia justru menjadi kering/dehidrasi.

Kesimpulan

Membuat bakpia sendiri memang memerlukan kesabaran dan latihan. Namun, hasilnya sebanding dengan usaha yang dikeluarkan. Dengan memahami cara membuat bakpia sendiri secara mendetail, Anda tidak hanya mendapatkan camilan yang lezat tetapi juga sehat karena Anda tahu persis bahan apa yang masuk ke dalamnya.

Jangan lupa untuk selalu mempraktikkan tips mengatur suhu oven yang telah kita pelajari. Kestabilan suhu oven adalah "nyawa" dari bakpia yang renyah dan lembut. Jangan bosan untuk mencoba, karena semakin sering Anda berlatih, insting Anda dalam mengenali adonan dan suhu oven akan semakin tajam.

Sekarang, siapkan bahan-bahan Anda, nyalakan oven, dan mulailah perjalanan membuat bakpia buatan sendiri. Selamat bereksperimen di dapur Anda dan nikmati kelezatan bakpia buatan tangan sendiri bersama keluarga tercinta.

Tips Tambahan untuk Anda

Sebagai tambahan, ada satu hal lagi yang sering terlewatkan: kualitas tepung terigu. Menggunakan kombinasi tepung dengan kadar protein yang tepat akan sangat memengaruhi kerenyahan lapisan kulit bakpia Anda. Jika Anda ingin hasil yang ekstra renyah (seperti puff pastry), pastikan untuk menggunakan margarin berkualitas atau pastry fat yang didinginkan.

Tags

Terkini