IHSG Melemah ke Level 6.112 Pembukaan Pasar Saham Jumat 29 Mei 2026

Jumat, 29 Mei 2026 | 13:34:40 WIB
Ilustrasi Grafik Saham (sumber foto: NET)

JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan terpantau mengalami pelemahan menuju posisi 6.112,770 pada pembukaan sesi perdagangan Jumat 29 Mei 2026. Berdasarkan pencatatan pada pukul 09.30 WIB, pergerakan indeks kemudian sempat merangkak naik 64,7 poin atau setara 1,06 persen.

Fluktuasi posisi indeks sepanjang hari ini diwarnai oleh performa pergerakan saham yang bervariasi, di mana terdapat:

  • 299 saham bergerak menguat
  • 275 saham bergerak melemah
  • 164 saham bergerak stagnan

Pergerakan indeks pada pembukaan perdagangan sesi pertama berjalan dalam koridor batas bawah 6.111,971 hingga batas atas 6.196,692. Di waktu yang bersamaan, jumlah nilai kapitalisasi pasar modal domestik dilaporkan menyentuh angka Rp10.825 triliun.

Aktivitas transaksi jual beli saham di lantai bursa sejak pagi hari ini berjalan relatif dinamis dengan volume perdagangan mencapai 11,2 miliar lembar saham. Seluruh volume tersebut ditransaksikan sebanyak 542.065 kali dengan nilai perputaran uang mencapai Rp7,6 triliun.

Berdasarkan kajian pasar, indeks tercatat mengalami penurunan sebesar 1,23 persen dan mendarat pada level 6.130,190 pada penutupan perdagangan tanggal 26 Mei 2026 yang lalu.

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa area rentang 6.279 sampai 6.383 sejauh ini masih menjadi batas resisten yang cukup kuat bagi indeks. Faktor utama pemicunya yakni adanya tekanan balik yang muncul usai indeks sempat menyentuh zona tersebut pada hari Selasa.

Kendati demikian, kecenderungan tren penurunan berpotensi kembali memegang kendali apabila posisi indeks mulai bergeser di bawah angka 6.053 yang menjadi area penahan minor.

Untuk pemetaan teknikal saat ini, titik penahan indeks berada pada level:

  • 5.911
  • 5.673
  • 5.439

Sementara untuk titik batas atas indeks berada pada level:

  • 6.459
  • 6.587
  • 6.787
  • 7.001

Di sisi lain, indikator teknikal MACD mengonfirmasi adanya sinyal momentum pergerakan yang cenderung bearish bagi pasar saham domestik.

Terkini