Rupiah Menguat ke Level Rp17.333 Didorong Optimisme Damai Timur Tengah

Jumat, 08 Mei 2026 | 15:57:47 WIB
Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah - (sumber foto:NET)

JAKARTA - Nilai tukar mata uang garuda terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau memperlihatkan performa yang positif pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Berdasarkan rujukan data Bloomberg, posisi rupiah di pasar spot merangkak naik sebesar 0,31 persen secara harian menuju level Rp17.333 per dolar AS. Di waktu yang sama, menurut kurs Jisdor Bank Indonesia (BI), mata uang rupiah juga menguat 0,24 persen secara harian ke posisi Rp17.362 per dolar AS.

Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong, memberikan penjelasan bahwa apresiasi ini dipicu oleh ekspektasi tercapainya kesepakatan damai antara Iran dan AS dalam waktu dekat. Terbukanya kembali akses Selat Hormuz menjadi kabar baik yang diharapkan sanggup menjaga tren penguatan rupiah.

"Apabila hal ini terjadi, rupiah berpotensi kembali terus menguat ke depannya," ujar Lukman saat memberikan keterangan pada Kamis (7/5/2026).

Laju rupiah esok hari akan ditentukan oleh rilis data cadangan devisa dalam negeri serta data tenaga kerja Non-Farm Payroll (NFP) dari Amerika Serikat. Lukman memberikan perkiraan bahwa pada Jumat (8/5/2026), rupiah akan mengalami fluktuasi pada rentang Rp17.250 hingga Rp17.400 per dolar AS.

Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi, turut berpendapat bahwa penguatan ini didukung oleh indikasi deeskalasi konflik yang nyata di wilayah Timur Tengah. Pihak Gedung Putih tengah menantikan respons positif dari Iran mengenai poin-poin perdamaian dalam kurun waktu 48 jam mendatang.

"Adanya optimisme atas kemungkinan berakhirnya perang di Timur Tengah," kata Ibrahim menjelaskan kondisi pasar saat ini.

Atensi pelaku pasar kini terpusat pada data klaim pengangguran awal serta pernyataan dari para pejabat tinggi Federal Reserve (The Fed). Laporan sektor tenaga kerja AS untuk bulan April yang akan dirilis pada Jumat bakal menjadi rujukan bagi The Fed dalam mengambil kebijakan terkait suku bunga. Ibrahim memprediksi rupiah akan menutup perdagangan esok dengan penguatan pada kisaran Rp17.300 sampai Rp17.340 per dolar AS.

Terkini