Cara Mencegah Sariawan Agar Tidak Kembali Lagi

Rabu, 11 Februari 2026 | 10:33:20 WIB
cara mencegah sariawan

Jakarta - Cara mencegah sariawan bisa dilakukan dengan rutin menjaga kebersihan mulut dan asupan makanan yang sehat. 

Cara mencegah sariawan ini membantu mengurangi risiko munculnya luka di mulut yang menimbulkan rasa perih, sehingga aktivitas sehari-hari seperti makan, berbicara, dan tidur tetap nyaman. 

Bagi sebagian orang, sariawan kerap datang berulang kali, tetapi dengan langkah pencegahan yang tepat, masalah ini bisa diminimalkan.

Ketahui Beragam Cara Mencegah Sariawan

Sariawan biasanya muncul karena adanya luka kecil di dalam mulut, mulut kering, kebersihan mulut yang kurang, atau kekurangan nutrisi tertentu. 

Walaupun tidak bisa sepenuhnya dicegah, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sebagai cara mencegah sariawan untuk meminimalkan kemungkinan timbulnya masalah ini, antara lain:

Berikut adalah cara-cara untuk menjaga kesehatan mulut dan mencegah timbulnya sariawan:

1. Menjaga kebersihan mulut secara rutin
Perawatan mulut yang baik dapat membantu mengurangi risiko sariawan. Beberapa langkah yang bisa diterapkan meliputi:

  • Menyikat gigi dua kali sehari dengan sikat berbulu lembut yang berkualitas dan sesuai bentuk mulut.
  • Membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi atau dental floss untuk menghilangkan sisa makanan.
  • Menghindari pasta gigi dan obat kumur yang mengandung sodium lauryl sulfate (SLS), karena dapat mengiritasi mulut.
  • Memeriksakan gigi secara rutin ke dokter gigi minimal setiap enam bulan sekali untuk memastikan kesehatan mulut tetap optimal.

2. Menjalani pola makan yang sehat
Makanan dan nutrisi juga berperan penting dalam mencegah sariawan. Langkah-langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  • Memenuhi kebutuhan vitamin B, terutama B6, B9, dan B12, dengan mengonsumsi sayuran hijau seperti brokoli, bayam, asparagus, buah bit, serta hati sapi.
  • Membatasi makanan yang bersifat asam atau pedas yang dapat mengiritasi mulut.
  • Menghindari makan terlalu cepat, serta berbicara saat mengunyah makanan, agar bibir dan lidah tidak tergigit yang dapat memicu munculnya sariawan.

Langkah-langkah ini membantu menjaga kesehatan mulut sekaligus mengurangi frekuensi sariawan yang muncul.

Berikut adalah beberapa langkah lanjutan untuk mencegah dan mengatasi sariawan:

3. Menghindari mulut kering
Mulut kering dapat menjadi salah satu pemicu timbulnya sariawan. Beberapa cara untuk menjaga kelembapan mulut meliputi:

  • Memastikan asupan air putih minimal 8 gelas per hari (sekitar 2 liter).
  • Mengunyah permen karet bebas gula untuk merangsang produksi air liur.
  • Mengurangi konsumsi kafein dan menghentikan kebiasaan merokok.
  • Menggunakan obat kumur yang khusus untuk membantu mulut kering.
  • Bernapas melalui hidung, bukan melalui mulut, agar kelembapan mulut terjaga.
  • Menghindari makanan dan minuman yang terlalu manis atau asam.

Selain itu, mengelola stres secara baik juga penting karena stres dapat memicu sariawan. Lakukan aktivitas yang membantu mengurangi stres, seperti olahraga, relaksasi, atau meditasi secara rutin.

4. Mengatasi sariawan yang kambuh
Jika sariawan muncul, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan di rumah, misalnya berkumur dengan air garam. Namun, jika rasa nyeri sangat mengganggu, konsultasi ke dokter mungkin diperlukan.

Obat oles:
Obat oles tersedia dalam bentuk salep, krim, atau gel dan biasanya digunakan untuk mengurangi peradangan pada luka sariawan. Beberapa obat yang umum diresepkan dokter antara lain triamcinolone dan benzocaine.

Obat kumur:
Dokter kadang memberikan obat kumur yang mengandung antibiotik atau steroid untuk membantu mengatasi peradangan dan faktor pemicu sariawan.

Sebelum menggunakan obat-obatan tersebut, pastikan selalu membaca dan mengikuti petunjuk pemakaian. Hindari penggunaan produk yang mengandung policresulen karena dapat memperburuk kondisi.

Obat Sariawan agar Cepat Sembuh Berbahan Alami

Berikut adalah beberapa pilihan obat sariawan alami yang efektif untuk meredakan rasa nyeri dan mempercepat penyembuhan:

1. Yoghurt
Salah satu penyebab sariawan bisa terkait dengan infeksi Helicobacter pylori

Penelitian berjudul The Anti-Helicobacter?pylori Effects of Lactobacillus acidophilus, L. plantarum, and L. rhamnosus in Stomach Tissue of C57BL/6 Mice yang diterbitkan di Visceral Medicine menemukan bahwa kultur probiotik hidup seperti Lactobacillus dalam yoghurt berpotensi membantu memberantas H. pylori

Dengan demikian, konsumsi yoghurt bisa membantu penyembuhan sariawan yang disebabkan oleh bakteri ini. 

Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia masih dibutuhkan untuk memastikan efektivitasnya.

Jika sariawan tidak kunjung membaik, obat sariawan dari apotek bisa menjadi alternatif.

2. Kumur dengan air garam
Berkumur dengan air garam dapat meringankan rasa nyeri sekaligus membantu mempercepat proses penyembuhan. Cara membuatnya:

  • Larutkan satu sendok teh garam dalam 1/2 cangkir air hangat, aduk hingga tercampur.
  • Kumur selama 15–30 detik, lalu buang airnya.
  • Ulangi beberapa kali sehari sesuai kebutuhan.

3. Bubuk tawas
Tawas memiliki sifat astringen yang membantu mengecilkan jaringan dan mengeringkan sariawan. Cara penggunaannya:

  • Campurkan sedikit bubuk tawas dengan setetes air hingga berbentuk pasta.
  • Oleskan pasta ke area sariawan dan biarkan minimal satu menit.
  • Bilas mulut secara menyeluruh.
  • Ulangi setiap hari sampai sariawan sembuh.

4. Kumur dengan soda kue
Soda kue dapat membantu mengembalikan keseimbangan pH di mulut dan mengurangi peradangan, sehingga mendukung penyembuhan sariawan (Sodium bicarbonate: A review and its uses in dentistry, Indian Journal of Dental Research). Cara membuat larutannya:

  • Larutkan 1 sendok teh soda kue dalam 1/2 gelas air, aduk rata.
  • Kumur dengan larutan selama 15–30 detik, lalu keluarkan.
  • Ulangi setiap hari sampai sariawan sembuh.

Berikut ini adalah beberapa obat sariawan alami tambahan yang efektif untuk meredakan nyeri dan mempercepat penyembuhan:

5. Madu
Madu terkenal karena sifat antibakteri dan antiinflamasinya. Penelitian berjudul Honey in wound healing: An updated review yang diterbitkan di Open Life Sciences menunjukkan bahwa madu dapat mengurangi rasa nyeri, ukuran, dan kemerahan pada sariawan. 

Selain itu, madu juga membantu mencegah infeksi sekunder.

Cara penggunaannya cukup mudah, tempelkan madu murni (belum dicampur atau dipasteurisasi) ke area sariawan sebanyak empat kali sehari. 

Penting untuk menggunakan madu asli, karena madu olahan atau yang sudah dipasteurisasi biasanya kehilangan sebagian besar nutrisi dan khasiatnya. Selain sariawan, madu juga dapat meredakan radang tenggorokan.

6. Minyak kelapa
Minyak kelapa memiliki sifat antibakteri berkat kandungan asam lauratnya, menurut studi Measuring the antimicrobial activity of lauric acid against various bacteria in human gut microbiota using a new method yang diterbitkan di Cell Transplantation

Manfaat ini membuat minyak kelapa efektif untuk mengatasi sariawan yang disebabkan oleh bakteri. Minyak kelapa juga bersifat antiinflamasi, sehingga membantu mengurangi kemerahan dan nyeri. 

Cara menggunakannya cukup dioleskan secukupnya ke luka sariawan beberapa kali sehari hingga sembuh.

7. Hidrogen peroksida
Hidrogen peroksida membantu membersihkan luka dan mengurangi jumlah bakteri di mulut. Cara penggunaannya:

  • Encerkan larutan hidrogen peroksida 3% dengan satu gelas air.
  • Celupkan bola kapas ke larutan, lalu oleskan langsung ke sariawan beberapa kali sehari.

8. Kumur dengan cuka sari apel
Cuka sari apel mengandung asam yang dapat membantu membunuh bakteri penyebab iritasi pada sariawan, meskipun penggunaannya masih kontroversial karena makanan asam dapat memperburuk sariawan pada beberapa orang. Cara aman menggunakannya:

  • Campurkan satu sendok teh cuka sari apel dengan satu cangkir air.
  • Kumur larutan selama 30 detik hingga satu menit, lalu buang dan bilas mulut hingga bersih.
  • Ulangi setiap hari sesuai kebutuhan.

9. Kayu manis
Kayu manis memiliki sifat antibakteri, antioksidan, dan antiradang. Untuk membantu mengatasi sariawan, Anda bisa mencampur bubuk kayu manis dengan air hangat dan mengonsumsinya, atau mengoleskan minyak kayu manis secara langsung pada luka. 

Meski manfaatnya menjanjikan, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memastikan efektivitasnya.

10. Kunyit
Kunyit bersifat antiseptik dan antimikroba, sehingga mampu meredakan peradangan dan nyeri akibat sariawan sekaligus melawan infeksi mulut.

Cara penggunaannya sederhana: campurkan sedikit bubuk kunyit dengan air hangat dan minum selagi hangat.

11. Lemon
Lemon kaya akan vitamin C, yang membantu mempercepat pemulihan luka sariawan di mulut. Untuk memaksimalkan khasiatnya, tambahkan perasan lemon ke segelas air hangat dan konsumsi secara rutin.

Sebagai penutup, dengan rutin menjaga kebersihan mulut dan pola makan sehat, Anda bisa lebih efektif dalam menerapkan cara mencegah sariawan setiap hari.

Terkini