Peluang Dapat Tiket Kereta Saat Libur Imlek 2026 Masih Terbuka Luas

Kamis, 05 Februari 2026 | 13:34:43 WIB

JAKARTA - Di tengah antisipasi masyarakat menjelang libur panjang Imlek tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan sinyal positif bahwa ketersediaan tiket kereta api masih luas dan cukup fleksibel untuk direncanakan masyarakat yang ingin bepergian. Pernyataan ini disampaikan oleh Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, yang menegaskan bahwa minat masyarakat sudah mulai muncul namun ruang untuk memilih jadwal serta relasi perjalanan masih tetap tersedia.

Dengan terus mendekatnya periode libur Imlek pada tanggal 13–17 Februari 2026, penjualan tiket untuk periode tersebut masih menunjukkan adanya banyak pilihan bagi calon penumpang. Hingga pembaruan data per 4 Februari 2026 pukul 17.00 WIB, tercatat penjualan sebanyak 256.952 tiket dari total 815.868 tiket yang disediakan untuk rentang tanggal tersebut, menunjukkan okupansi sekitar 31,49 persen.

Bagaimana Distribusi Penjualan Tiket Imlek?

Penjualan tiket untuk keberangkatan pada setiap tanggal di periode libur panjang menunjukkan variasi angka yang relatif stabil, namun belum menyentuh angka penuh. Berikut sebaran jumlah tiket yang terjual:

Jumat, 13 Februari 2026: 62.148 tiket terjual

Sabtu, 14 Februari 2026: 60.021 tiket terjual

Minggu, 15 Februari 2026: 39.944 tiket

Senin, 16 Februari 2026: 35.323 tiket

Selasa, 17 Februari 2026: 59.516 tiket

Angka-angka ini menunjukkan bahwa tren pemesanan baru terbentuk dan lebih banyak kereta serta jadwal masih terbuka untuk calon penumpang yang ingin menentukan pilihan sesuai keinginan mereka. Bagi mereka yang merencanakan perjalanan jauh, ini adalah kesempatan yang masih terbuka lebar.

KAI sendiri terus memantau perkembangan ini secara berkala untuk memastikan layanan tetap berjalan optimal selama periode libur panjang tersebut. Hal ini dilakukan agar potensi kepadatan pada tanggal-tanggal tertentu dapat diantisipasi dengan cepat sehingga pengalaman perjalanan penumpang tidak terganggu.

Rute Favorit di Periode Libur Imlek

Berdasarkan data yang ada, beberapa rute kereta api menjadi pilihan favorit masyarakat selama periode libur panjang Imlek, mencerminkan pola perjalanan yang sering dipilih oleh penumpang:

Gambir – Yogyakarta: 5.112 pelanggan

Yogyakarta – Gambir: 5.037 pelanggan

Lempuyangan – Pasarsenen: 4.874 pelanggan

Pasarsenen – Lempuyangan: 4.256 pelanggan

Gambir – Semarang Tawang: 3.419 pelanggan

Gambir – Bandung: 2.944 pelanggan

Semarang Tawang – Gambir: 2.717 pelanggan

Pasarsenen – Yogyakarta: 2.317 pelanggan

Medan – Tanjung Balai: 2.302 pelanggan

Bandung – Gambir: 2.073 pelanggan

Rute-rute ini umumnya merupakan jalur populer antar kota besar atau daerah tujuan wisata dan bisnis, menunjukkan bahwa meskipun penjualan tiket telah berjalan, masih terdapat peluang untuk mendapatkan tiket menuju destinasi favorit tersebut.

Imbauan KAI untuk Perencanaan Perjalanan

Menanggapi situasi ini, Anna Purba mengimbau masyarakat yang berencana bepergian pada libur Imlek untuk merencanakan perjalanan sejak dini. Langkah ini penting agar calon penumpang dapat:

Menentukan jadwal keberangkatan yang paling sesuai

Memilih rute dan relasi dengan lebih leluasa

Memastikan pemesanan tiket melalui kanal resmi

KAI menekankan bahwa tiket dapat dipesan melalui beberapa kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, dan juga mitra penjualan resmi lainnya. Selain itu, informasi layanan dapat diperoleh melalui Contact Center KAI 121.

Langkah perencanaan ini disebut-sebut membantu calon penumpang menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kehabisan tiket di rute tertentu atau pada tanggal yang paling diincar. Dengan begitu, pengalaman perjalanan tetap dapat dinikmati tanpa hambatan.

Antisipasi Dampak pada Mobilitas Libur Panjang

Libur panjang Imlek menciptakan lonjakan mobilitas masyarakat, terutama di jalur kereta api antarkota. Dalam konteks itu, KAI memastikan layanan berjalan lancar melalui pemantauan intensif terhadap perkembangan penjualan tiket dan okupansi di setiap rute, sambil tetap menyesuaikan ketersediaan tiket dengan kebutuhan masyarakat.

Masyarakat yang belum memesan tiket masih memiliki kesempatan untuk memanfaatkan ruang ketersediaan yang masih terbilang besar ini. Karena itu, keputusan untuk memesan lebih awal akan memberi keleluasaan dalam menentukan jadwal keberangkatan serta rute yang diinginkan, terutama menjelang puncak periode liburan.

Terkini