JAKARTA - Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, berhasil melaju ke babak kedua Abu Dhabi Open 2026 setelah menundukkan lawannya, Maya Joint dari Australia, pada laga pembuka di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Abu Dhabi.
Pertandingan ini berlangsung sengit dan membutuhkan rubber set untuk menentukan pemenang. Janice mengalahkan Joint, yang menempati peringkat 29 dunia, dengan skor akhir 7-6(6), 3-6, 6-3, selama dua jam 15 menit, sesuai catatan WTA.
"Saya jelas merasa sangat senang karena ini bukan pertandingan yang mudah... Ini soal eksekusi. Saya senang semuanya berjalan sesuai keinginan saya. Saya sangat senang dengan penampilan saya hari ini," ujar Janice seusai pertandingan, menekankan kepuasan atas performanya.
Pertarungan Ketat Set Pertama
Set pertama memperlihatkan ketatnya pertarungan antara Janice dan Joint. Kedua petenis sama-sama mengonversi dua dari empat peluang break point, menunjukkan kemampuan bertahan mental dan strategi servis yang baik.
Janice unggul berkat empat ace, lebih banyak dibanding dua ace milik Joint, serta melakukan lebih sedikit kesalahan ganda. Berkat kerja keras ini, ia merebut set pertama melalui tie break, menandai awal yang kuat bagi petenis Jakarta berusia 23 tahun tersebut.
Dominasi Joint di Set Kedua
Momentum set kedua berubah kepada Joint. Petenis berusia 19 tahun itu tampil lebih agresif, mendominasi servis dan pengembalian bola. Janice melakukan lima kesalahan ganda, yang berkontribusi pada kekalahannya di set kedua.
Dengan hasil ini, skor menjadi imbang, memaksa pertandingan memasuki set ketiga yang menentukan siapa yang lolos ke babak berikutnya.
Bangkit di Set Penentu
Janice menunjukkan mental baja di set ketiga. Ketika papan skor menunjukkan 2-2, ia berhasil mengambil alih kendali permainan dan unggul 5-2, memanfaatkan pengalaman serta taktik matang.
Meski sempat kehilangan satu gim akibat kesalahan ganda, Janice menutup set penentu dengan empat ace, disambut sorak-sorai penonton yang hadir.
"Sangat berarti bagi saya jika orang-orang datang dan mendukung saya. Semoga di pertandingan selanjutnya akan ada lebih banyak orang yang datang untuk mendukung saya," ujar Janice, mengekspresikan rasa terima kasih kepada suporter yang hadir.
Persiapan Menghadapi Babak 16 Besar
Dengan kemenangan ini, Janice Tjen melaju ke babak 16 besar WTA 500 Abu Dhabi Open 2026. Lawan berikutnya adalah Liudmila Samsonova, unggulan kelima, yang menyingkirkan Sofia Kenin dari Amerika Serikat dengan skor 6-4, 6-0 pada babak pertama.
Pertandingan melawan Samsonova diprediksi lebih menantang, mengingat peringkat lawan yang lebih tinggi serta pengalaman di turnamen besar. Janice akan membutuhkan strategi cerdas dan ketahanan mental untuk melaju lebih jauh.
Kesempatan di Sektor Ganda
Selain tampil di tunggal, Janice juga akan turun di sektor ganda bersama petenis Filipina, Alex Eala. Pada babak pertama, mereka dijadwalkan menghadapi pasangan Leylah Fernandez dan Kristina Mladenovic dari Kanada-Prancis pada Selasa, 3 Februari 2026.
Kolaborasi ini memberikan pengalaman tambahan bagi Janice, sekaligus memperluas peluang Indonesia untuk meraih prestasi di sektor ganda. Adaptasi terhadap pasangan lawan dan strategi koordinasi menjadi kunci kesuksesan.
Teknik dan Strategi Janice Tjen
Pertandingan melawan Joint memperlihatkan kemampuan Janice dalam menyeimbangkan kekuatan servis, pengembalian bola, dan ketahanan mental. Ace yang ia cetak di set pertama dan penentu menjadi senjata utama, sementara kemampuannya membaca permainan lawan menuntunnya bangkit dari set kedua yang kalah.
Pengalaman rubber set ini menjadi pelajaran berharga menjelang laga selanjutnya, terutama menghadapi Samsonova yang lebih berpengalaman. Kombinasi teknik, taktik, dan konsistensi menjadi modal penting.
Antusiasme Penonton dan Dukungan Moral
Sorakan penonton yang memadati International Tennis Centre menjadi energi tambahan bagi Janice. Ia menyatakan dukungan publik sangat memotivasi dan menambah rasa percaya diri. Hal ini juga mengingatkan pentingnya keterlibatan penonton dalam olahraga tenis, khususnya untuk petenis muda yang sedang naik daun.
Dampak Kemenangan terhadap Karier Janice
Kemenangan ini bukan sekadar lolos ke babak berikutnya, tetapi juga bukti perkembangan Janice Tjen sebagai petenis profesional. Mengalahkan pemain peringkat 29 dunia menunjukkan kapasitasnya untuk bersaing di level internasional.
Momentum ini diharapkan membuka peluang lebih besar di turnamen-turnamen mendatang, baik di sektor tunggal maupun ganda, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu harapan tenis putri Indonesia.
Janice Tjen dan Ambisi Masa Depan
Dengan performa konsisten dan mental tangguh, Janice memiliki potensi menembus peringkat lebih tinggi di WTA. Partisipasi di Abu Dhabi Open 2026 menjadi tolok ukur awal menuju target jangka panjang, termasuk tampil kompetitif di turnamen Grand Slam dengan hasil lebih baik.
Kemenangan Janice Tjen atas Maya Joint menegaskan kematangan teknik dan mental seorang petenis muda Indonesia di panggung internasional. Partisipasi di tunggal dan ganda membuka peluang pengalaman luas dan pengembangan kemampuan.
Dukungan penonton, pengalaman rubber set, dan kemampuan adaptasi terhadap lawan peringkat tinggi menjadi modal penting Janice menuju babak berikutnya di Abu Dhabi Open 2026. Prestasi ini menjadi langkah awal yang kuat untuk musim tenis 2026, baik secara individu maupun kolaborasi di sektor ganda.