BYD Kenalkan Linghui: Solusi Mobil Khusus Armada Taksi Online Masa Depan

Selasa, 03 Februari 2026 | 10:47:01 WIB

JAKARTA - Produsen kendaraan energi baru (NEV) asal China, BYD, baru-baru ini mengumumkan langkah strategis baru yang menunjukkan ambisinya bukan sekadar menjadi pemain besar di pasar mobil listrik konsumen, tetapi juga memperkuat posisi di sektor transportasi komersial — khususnya armada taksi online. Pengumuman ini dilakukan melalui peluncuran sub-merek baru bernama Linghui, yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan operasional armada transportasi berbasis aplikasi.

Langkah ini muncul sebagai respons terhadap fakta bahwa banyak model BYD yang selama ini dipakai secara luas dalam layanan taksi online. Meskipun demikian, penggunaan yang intensif ini berpotensi menimbulkan tantangan citra bagi merek utama BYD, terutama saat perusahaan terus berekspansi ke segmen pasar yang lebih premium.

Dengan hadirnya Linghui, BYD secara resmi memisahkan kendaraan yang diproduksi untuk armada komersial dari jajaran model konsumer yang lebih beragam. Ini sekaligus mempertegas strategi multi-merek yang diharapkan bisa mendorong kekuatan BYD dalam dua segmen pasar yang berbeda — layanan taksi online berbasis efisiensi biaya dan mobil listrik kelas menengah-atas.

Peluncuran Linghui: Fokus Pada Mobilitas Ultra-Value

Sub-merek Linghui diumumkan secara resmi melalui media sosial Weibo oleh BYD, yang menandai debutnya pada awal Februari 2026. Dalam unggahan tersebut, Linghui menegaskan bahwa mereka akan mengusung konsep “ultra-value mobility” — sebuah filosofi produk yang menempatkan nilai operasional, efisiensi, serta keberlanjutan sebagai prioritas utama.

Ungkapan tersebut diperkuat oleh penjelasan di media sosial, yang menuliskan,

“Sebuah mobil tidak hanya membawa barang bawaan dan aspirasi, tetapi juga mendukung setiap individu yang berjuang untuk bersinar terang.”
Kalimat ini menunjukkan komitmen Linghui untuk menghadirkan kendaraan yang benar-benar mendukung para pengemudi taksi online yang “berjuang” untuk meningkatkan produktivitas harian mereka.

Pendekatan ini bukan sekadar peluncuran merek baru, tetapi juga bentuk diferensiasi yang jelas dari lini utama BYD. Dengan memposisikan Linghui sebagai entitas brand tersendiri, BYD berharap dapat mempertahankan citranya yang premium sekaligus memberi ruang bagi kendaraan armada untuk tampil sebagai solusi operasional yang efisien.

Empat Model Perdana yang Mengisi Portofolio Linghui

Dalam katalog regulasi terbaru yang dirilis oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China pada 8 Januari 2026, BYD mengajukan permohonan untuk empat model utama di bawah merek Linghui. Keempat model ini adalah:

Linghui e5

Linghui e7

Linghui e9

Linghui M9

Semua model tersebut dibangun dari basis kendaraan BYD yang telah ada, namun mengusung identitas baru dari sisi branding dan kemungkinan spesifikasi yang disesuaikan untuk kebutuhan taksi online. Misalnya, Linghui e9 memakai platform sedan BYD Han, Linghui e7 berbasis desain Sealion 06 EV, Linghui e5 dari Qin Plus EV, dan Linghui M9 berbasis BYD Xia MPV.

Penggunaan platform yang sudah teruji ini diyakini membantu mempercepat penerapan kendaraan armada, sekaligus menekan biaya pengembangan. Model-model tersebut tidak hanya sekadar “rebadge”, tetapi dipandang memiliki potensi operasional yang kuat untuk layanan transportasi online yang membutuhkan kendaraan tangguh dan hemat energi.

Alasan di Balik Pembentukan Sub-Merek Independen

Salah satu motivasi utama BYD membentuk sub-merek Linghui adalah kekhawatiran terhadap dampak citra merek ketika banyak mobil BYD dipakai secara luas sebagai armada taksi online. Jika kendaraan armada berkinerja baik dan terlihat dominan di jalan, secara tidak langsung hal ini bisa mempengaruhi persepsi konsumen terhadap merek utama BYD yang juga menyasar segmen pasar yang lebih premium.

Dengan memisahkan kendaraan armada ke sub-merek yang berdiri sendiri, BYD berharap tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional bagi pengemudi taksi online, tetapi juga meminimalisir risiko penurunan citra merek yang berkaitan dengan persepsi massal penggunaan kendaraan dalam layanan publik.

Selain itu, strategi ini juga memungkinkan BYD untuk lebih fokus mengembangkan fitur dan karakteristik produk yang memang relevan dengan kebutuhan armada — misalnya sistem baterai yang tahan lama untuk penggunaan harian intensif, biaya perawatan yang rendah, serta desain interior yang dirancang untuk kenyamanan penumpang.

Menatap Masa Depan Armada Taksi Listrik

Peluncuran Linghui merupakan sinyal jelas bahwa BYD melihat peluang besar dalam segmen mobil listrik komersial. Dengan pertumbuhan pesat layanan taksi online di berbagai kota, terutama di Asia, permintaan terhadap kendaraan yang efisien dan berbiaya rendah terus meningkat. BYD melalui Linghui berusaha memenuhi tuntutan ini sambil tetap menjaga performa merek utama di mata konsumen.

Inisiatif semacam ini juga memperlihatkan fleksibilitas BYD dalam memetakan strategi jangka panjang mereka, dengan tidak hanya berfokus pada pasar kendaraan pribadi tetapi juga segmen B2B (business-to-business) seperti armada taksi dan layanan transportasi publik.

Dengan demikian, langkah BYD menghadirkan Linghui bukan sekadar peluncuran merek baru — tetapi juga pivot strategi penting yang berpotensi mengubah lanskap mobilitas listrik komersial di masa depan.

Terkini